
Jakarta – Upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan mulai menunjukkan hasil. Pasokan cabai nasional terpantau aman dan berdampak langsung pada penurunan serta stabilitas harga di pasar menjelang Lebaran 2026.
Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan keseimbangan antara produksi dan harga terus dijaga agar masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah memastikan pasokan tetap tersedia, harga sesuai dengan acuan, serta distribusi berjalan lancar di seluruh wilayah.
Harga Cabai Mulai Turun di Pasar dan Tingkat Petani
Di lapangan, harga cabai menunjukkan tren perbaikan dalam beberapa hari terakhir. Harga cabai rawit merah di tingkat konsumen kini berada di kisaran Rp57.000 per kilogram setelah sebelumnya sempat melampaui harga acuan.
Sementara itu, di tingkat petani, harga juga mulai stabil di kisaran Rp55.000 per kilogram seiring meningkatnya hasil panen di berbagai daerah sentra produksi.
Kondisi ini menandakan bahwa keseimbangan antara suplai dan permintaan mulai tercapai, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.
Surplus Produksi Jadi Kunci Stabilitas
Berdasarkan data Early Warning System (EWS) Direktorat Jenderal Hortikultura, produksi cabai pada Maret 2026 berada dalam kondisi surplus.
- Cabai rawit merah surplus sekitar 46.868 ton
- Cabai besar surplus sekitar 8.282 ton
Lonjakan produksi ini berasal dari sejumlah sentra utama seperti Garut, Blitar, dan Magelang yang tengah memasuki masa panen raya.
Ketersediaan pasokan yang melimpah menjadi faktor utama dalam menahan lonjakan harga sekaligus menjaga stabilitas pasar.
Distribusi Lebih Efisien, Harga Lebih Terjangkau
Selain produksi, faktor distribusi juga menjadi kunci keberhasilan stabilisasi harga. Kementan bersama petani dan pelaku usaha mendorong distribusi langsung dari sentra produksi ke pasar konsumen.
Langkah ini dinilai efektif dalam memotong rantai distribusi yang panjang, sehingga harga cabai dapat lebih terjangkau oleh masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan.
Masyarakat Apresiasi Langkah Kementan
Sejumlah masyarakat dan pelaku usaha memberikan apresiasi terhadap langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga cabai.
Kondisi harga yang mulai terkendali ini dinilai membantu menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang Lebaran yang identik dengan peningkatan konsumsi bahan pangan.
Pemerintah menegaskan akan terus menjaga sinergi antara petani, pelaku usaha, dan pemerintah daerah guna memastikan pasokan dan harga pangan tetap stabil secara berkelanjutan