
Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan tari kolosal dalam rangkaian tradisi Semah Laut Karimata, sebagai upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan sektor pariwisata daerah.
Dukungan ini diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kekayaan kearifan lokal yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir, khususnya di wilayah Kepulauan Karimata. Tradisi Semah Laut sendiri dikenal sebagai ritual adat yang sarat makna, berkaitan dengan keselamatan nelayan serta harapan akan hasil laut yang melimpah.
Pemkab menilai, pengemasan budaya melalui pertunjukan tari kolosal dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan. Dengan konsep yang lebih atraktif dan melibatkan banyak penampil, pertunjukan ini diharapkan mampu memperkuat citra Semah Laut sebagai agenda budaya unggulan daerah.
Selain itu, pengembangan tari kolosal juga menjadi langkah strategis untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam melestarikan budaya lokal. Pemerintah ingin memastikan bahwa tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Semah Laut Karimata selama ini tidak hanya menjadi ritual budaya, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata. Kegiatan ini diyakini mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung dan menikmati keindahan alam serta kekayaan budaya di wilayah tersebut.
Dengan dukungan yang berkelanjutan, Pemkab Kayong Utara berharap Semah Laut Karimata dapat berkembang menjadi event budaya berskala lebih besar, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.