
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kayong Utara kembali menjadi sorotan. Sepanjang Mei 2026, tercatat sebanyak 14 warga terinfeksi penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kayong Utara, dr. Maria Fransisca Antonelly Schoggers, menyampaikan bahwa kasus tersebar di empat kecamatan. Teluk Melano dan Sukadana menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, masing-masing lima kasus. Sementara itu, Kecamatan Siduk dan Teluk Batang masing-masing mencatat dua kasus.
Menanggapi kondisi ini, Dinas Kesehatan bersama puskesmas setempat memperkuat langkah pencegahan dengan melibatkan masyarakat, pemerintah desa, serta lintas sektor. Upaya yang dilakukan meliputi pengaktifan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), sosialisasi pola 3M Plus, hingga pelaksanaan fogging di titik-titik yang teridentifikasi kasus.
Selain itu, tim Dinas Kesehatan juga turun langsung ke lapangan, khususnya di Teluk Melano, untuk memberikan edukasi serta membagikan bubuk abate kepada warga sebagai langkah pencegahan tambahan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan rutin menjaga kebersihan lingkungan. Langkah sederhana seperti menguras dan menutup tempat penampungan air serta menghindari genangan dinilai efektif untuk mencegah berkembangnya nyamuk penyebab DBD.