
Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kayong Utara mendapat tambahan kekuatan. Sebanyak 30 personel Brimob atau setara 1 pleton dari Polda Kalimantan Barat resmi diterjunkan untuk memperkuat jajaran Polres Kayong Utara dalam mengendalikan dan memadamkan titik api yang masih berlangsung.
Fokus Patroli dan Pemadaman Langsung
Penambahan personel ini difokuskan untuk mengoptimalkan patroli di daerah rawan, pemantauan titik panas (hotspot), groundcheck, pemadaman, serta tindakan pencegahan agar api tidak terus meluas ke wilayah sekitarnya.
Kapolres Kayong Utara, AKBP Adi Prabowo, menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan seluruh potensi personel dan sarana yang ada demi penanganan karhutla yang cepat dan terpadu.
“Kita tidak boleh lengah. Setiap informasi mengenai titik api akan segera kami tindak lanjuti. Dengan adanya tambahan personel Brimob serta kesiapan sarana transportasi, kami siap memperkuat patroli, groundcheck, dan aksi pemadaman langsung di lapangan,” tegas Kapolres.
Sinergi Lintas Sektor
Penambahan pasukan Brimob ini melengkapi sinergi lintas sektor yang telah terbangun di lapangan, melibatkan Polres Kayong Utara, TNI, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah, pihak swasta, hingga masyarakat setempat — semua bahu-membahu demi menjaga Kayong Utara dari ancaman karhutla yang masih berlangsung.
Baca juga:
4.228 Hektar Terbakar di Kayong Utara, Satgas Berhasil Padamkan Lebih dari Separuhnya