
Ada yang menarik di Kantor Bupati Kayong Utara pada Senin (13/7). Ruang rapat yang biasanya diisi agenda-agenda formal pemerintahan, hari itu dipenuhi suara-suara muda yang membawa gagasan, pertanyaan, dan harapan tentang masa depan daerah mereka.
Himpunan Mahasiswa Kayong Utara (HIMAKATRA) hadir untuk beraudiensi langsung dengan Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya. Bukan sekadar kunjungan seremonial — pertemuan ini berlangsung hangat, penuh keakraban, dan sarat diskusi tentang isu-isu strategis pembangunan Kabupaten Kayong Utara.
Dialog yang Dinantikan
Bagi Bupati Romi, momen seperti ini bukan hal yang perlu dihindarkan. Justru sebaliknya — itulah yang ia harapkan terjadi lebih sering. Komunikasi terbuka antara pemerintah daerah dan generasi muda dinilainya sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun daerah yang lebih partisipatif.
“Saya mengapresiasi audiensi adik-adik, karena memang ini yang kita harapkan — adanya komunikasi terbuka antara stakeholder Kayong Utara dengan niat yang sama, untuk Kayong Utara lebih baik,” ujar Bupati Romi dalam pertemuan tersebut.
Kalimat itu sederhana, namun menyiratkan pesan yang dalam. Bahwa pembangunan sebuah daerah tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan dari atas. Ia membutuhkan suara dari bawah — termasuk dari mereka yang sedang menempuh pendidikan, yang kelak akan menjadi penerus pembangunan daerah ini.
Generasi Muda sebagai Mitra Strategis
Kehadiran HIMAKATRA dalam forum audiensi ini mencerminkan kesadaran bahwa mahasiswa bukan sekadar kelompok yang menuntut — mereka adalah mitra strategis yang memiliki perspektif segar tentang berbagai persoalan daerah. Dari isu pendidikan, lapangan kerja, hingga pemberdayaan ekonomi lokal, suara mahasiswa kerap menjadi cermin dari apa yang dirasakan masyarakat akar rumput.
Pemerintah Kabupaten Kayong Utara sendiri terus berupaya membuka ruang dialog yang lebih luas dengan berbagai elemen masyarakat. Audiensi seperti ini menjadi bagian dari komitmen tersebut — memastikan setiap suara memiliki tempat untuk disampaikan dan didengar.
Membangun Bersama
Kayong Utara sedang berada di fase penting dalam perjalanan pembangunannya. Dengan berbagai agenda besar yang tengah berjalan — mulai dari persiapan MTQ Kalbar ke-34 hingga pengembangan ekonomi daerah — keterlibatan generasi muda menjadi semakin relevan dan dibutuhkan.
Bupati Romi meyakini bahwa kolaborasi lintas generasi adalah kunci. Pemerintah membuka pintu, mahasiswa membawa gagasan, dan bersama-sama mereka bergerak ke arah yang sama — membangun Kayong Utara yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera.
Pertemuan itu mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun pesan yang dibawa pulang oleh para mahasiswa HIMAKATRA jauh lebih panjang dari durasi audiensinya — bahwa suara mereka dihargai, dan ruang untuk berkata lebih masih selalu terbuka.
Baca juga:
Investasi Pendidikan untuk Masa Depan Kayong Utara