
Sinergi antara kebudayaan lokal dan pengembangan ekonomi kreatif terus diperkuat di Kalimantan Barat. Pameran bertajuk “Visual Tradisi Kebudayaan Kalimantan Barat, Merayakan Ruang Melintas Waktu” yang digelar di Port 99, Jalan Kom Yos Sudarso, Pontianak pada 24-25 Agustus 2026 menjadi bukti nyata komitmen tersebut.
Seni sebagai Penggerak Ekonomi
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif KONI Kalbar, Nanang Wahyudi H., hadir dalam pameran tersebut dan menegaskan bahwa sektor seni dan budaya memiliki potensi besar untuk menggerakkan roda ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
“Selain menjadi penggerak ekonomi, pameran ini juga difungsikan sebagai jembatan untuk memperkenalkan kekayaan tradisi Kalimantan Barat kepada generasi muda melalui medium seni visual modern,” ujar Nanang.
Kehadiran perwakilan KONI dalam pameran seni ini mencerminkan sinergi yang lebih luas — bahwa pembinaan sumber daya manusia di Kalbar tidak hanya berfokus pada ketahanan fisik melalui olahraga, tetapi juga pada ekspresi kreatif dan pematangan mental kebudayaan.
Tradisi Bertemu Modernitas
Pameran seni visual ini menjadi wadah apresiasi yang mempertemukan nilai-nilai identitas budaya lokal dengan konsep modernitas dan kesinambungan waktu. Para pelaku seni kreatif daerah diharapkan terus terinspirasi untuk menciptakan karya-karya berdaya saing tinggi di tingkat yang lebih luas tanpa melepaskan akar nilai tradisi lokal Kalimantan Barat.
Baca juga:
UMKM Olahan Hasil Laut Kayong Utara Mulai Tembus Pasar Online