
KAYONGSATU — Pelaku UMKM olahan hasil laut di Kabupaten Kayong Utara kini mulai menikmati peluang baru dengan memasarkan produknya secara online. Langkah ini menjadi upaya strategis untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.
Produk-produk seperti abon ikan, kerupuk udang, ikan asin kemasan, dan sambal teri kini tak hanya dijual di pasar tradisional, tapi juga dipasarkan lewat platform digital dan media sosial. Dengan kemasan yang lebih menarik dan daya tahan produk yang lebih lama, UMKM lokal mulai menarik minat pembeli dari luar daerah, bahkan luar provinsi.
Salah satu pelaku usaha di Sukadana mengungkapkan, sejak mengikuti pelatihan digital marketing dari pemerintah daerah, pesanan produk meningkat signifikan. “Dulu hanya dijual di sekitar sini, sekarang bisa kirim ke Pontianak dan Jakarta lewat online,” ujarnya.
Pemerintah daerah bersama dinas terkait terus mendorong pengembangan ekonomi kreatif pesisir dengan memberikan pelatihan, sertifikasi halal, serta bantuan peralatan produksi agar UMKM olahan hasil laut mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Dengan inovasi dan dukungan teknologi, pelaku UMKM Kayong Utara membuktikan bahwa hasil laut lokal bisa naik kelas dan menjadi produk unggulan daerah di era digital.