
KAYONGSATU — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah kini memberikan dampak positif bagi petani pisang di Kabupaten Kayong Utara. Salah satunya adalah Muslianto, petani pisang asal Desa Sedahan, yang kini merasakan perubahan nyata dalam pendapatan usahanya.
Muslianto mengungkapkan bahwa sebelum ikut dalam skema MBG, ia sering mendapat harga rendah dari pengepul. Namun setelah pisangnya menjadi bagian dari suplai untuk dapur MBG, permintaan melonjak dan harga jual pun ikut meningkat. Dengan sekitar 2.000 batang pisang yang dikelolanya, ia rutin memanen hingga 800 sisir per minggu untuk memenuhi kebutuhan program tersebut.
“Dari dulu saya hanya mendapat harga rendah dari pihak pengepul. Tapi sekarang, berkat MBG, pendapatan saya makin baik,” kata Muslianto. Ia berharap program ini terus berlanjut agar petani kecil di Kayong Utara bisa terus menikmati manfaatnya.
Kenaikan harga dan stabilitas pasar menjadi harapan banyak petani pisang lokal. Dengan dukungan kebijakan seperti MBG, para petani tidak hanya mendapatkan akses pasar yang lebih luas, tapi juga mendapatkan keadilan dalam nilai jual hasil panen mereka.