
Pembangunan bandara baru di Kabupaten Kayong Utara semakin dekat untuk menjadi kenyataan. Gubernur Kalimantan Barat, Bapak Ria Norsan, telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan yang berada di Desa Riam Marasap, Kecamatan Sukadana. Pemerintah Kayong Utara sendiri telah menyiapkan lahan seluas 189 hektare sebagai area pembangunan bandara tersebut.
Dalam kunjungannya, Gubernur Ria Rosan menegaskan bahwa keberadaan bandara baru ini akan menjadi penopang penting bagi pertumbuhan ekonomi wilayah selatan Kalbar. “Banyak perusahaan besar di sini seperti WHW, Harita Group, dan Pulau Penebang yang saat ini masuk Proyek Strategis Nasional dengan nilai investasi sekitar Rp72 triliun,” ujar beliau.
Bandara ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas serta mendukung aktivitas industri, khususnya sektor pertambangan yang berkembang pesat di Ketapang dan Kayong Utara. Selain itu, hadirnya bandara baru juga diyakini akan membawa dampak positif terhadap mobilitas masyarakat, perluasan peluang usaha, dan percepatan pembangunan daerah.
Pembangunan ini menjadi angin segar bagi masyarakat Kalimantan Barat, sekaligus langkah strategis untuk memperkuat kontribusi ekonomi daerah terhadap perekonomian nasional.