
Berawal dari ajakan teman bermain biliar di Pontianak pada 2022, Herviana Yolanda kini mantap mewakili Kabupaten Kayong Utara di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat. Meski sempat vakum cukup lama, atlet yang akrab dipanggil Via ini optimistis meraih hasil terbaik.
Belajar Sendiri Hampir Dua Tahun
Via mengisahkan awal perjalanannya di dunia biliar yang dimulai dari rasa penasaran sederhana.
“Dulu pernah ikut kawan di Pontianak tahun 2022. Lihat kawan main biliar, kayak seru ya. Jadi pengen coba. Belajarlah, main sendiri awalnya. Menekuni hampir dua tahunan,” tutur Via.
Setelah belajar secara mandiri, Via bergabung dengan komunitas atlet biliar putri Kalimantan Barat, PEPI Kalbar, dan mulai mengikuti berbagai turnamen. Pengalaman tersebut membantunya berkembang hingga mendapat kesempatan mewakili tempat biliar di Pontianak.
Strategi dan Konsentrasi jadi Kunci
Pada Porprov mendatang, Via akan bertanding di kategori bola 10 dan bola 15. Selama sebulan terakhir ia meningkatkan intensitas latihan untuk mengejar ketertinggalan setelah vakum.
Menurutnya, tantangan terbesar dalam biliar adalah mengatur posisi bola putih agar memudahkan pukulan berikutnya.
“Parkir bola putihnya, ngatur bola putihnya biar tepat — itu yang buat sulit. Makanya biliar harus berpikir,” ujar Via.
Dukungan Orang Tua jadi Motivasi Terbesar
Perjalanan Via tidak selalu mulus. Orang tuanya sempat menolak karena pandangan negatif terhadap olahraga biliar. Namun setelah melihat langsung latihan dan mendapat penjelasan dari pebiliar senior Kayong Utara, dukungan pun mengalir.
“Sekarang Mama, Ayah mendukung, sangat-sangat support,” ungkapnya.
Dengan persiapan matang dan kepercayaan diri yang terus dibangun, Via menargetkan satu hal untuk Porprov Kalbar ini.
“Ya kalau bisa medali emas. Makanya harus berusaha, latihan,” pungkas Via.
Baca juga:
ASN Satpol PP Kayong Utara Hisar Mawan Comeback ke Ring, Bawa Nama Daud Boxing Club