
Kabut asap pekat akibat karhutla mulai mengancam keselamatan jalur pelayaran sungai dan laut di Kalimantan Barat. Rute speedboat Sukadana, Kayong Utara menuju Pontianak menjadi salah satu yang terdampak — ketebalan asap menyebabkan jarak pandang di sepanjang alur pelayaran menurun drastis dan membahayakan keselamatan penumpang.
Kondisi Mengkhawatirkan di Lapangan
Warga setempat, Toni, menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi jalur pelayaran yang semakin terbatas akibat kabut asap.
“Jarak pandang sangat terbatas sekarang. Untuk speedboat rute Sukadana ke Pontianak, kita sangat berharap para pengemudi bisa lebih berhati-hati dan tidak memaksakan kecepatan kalau kondisi di depan benar-benar tertutup asap,” ujarnya.
Imbauan untuk Juru Mudi dan Penyedia Jasa
Para pengemudi dan penyedia jasa transportasi air diharapkan melengkapi armada dengan lampu navigasi yang memadai, mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan berkabut, serta memantau informasi cuaca dan arahan otoritas pelabuhan secara berkala.
Selain mengancam keselamatan transportasi, kabut asap juga berdampak terhadap kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat Kayong Utara secara luas.
“Kita semua berharap kabut asap akibat karhutla ini bisa segera berakhir. Asapnya tidak hanya bikin bahaya di perjalanan, tapi juga bikin sesak dan mengganggu kegiatan sehari-hari,” tutup Toni.
Baca juga:
Pemkab Kayong Utara Siapkan Rp20 Miliar untuk Penanganan Karhutla